Bandung - Kepala Pusat Data dan Informasi Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Theresia Junidar mewakili Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, menjadi salah satu keynote speaker dan panelis dalam acara Lokakarya Ekosistem Desa Digital yang dilaksanakan oleh Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) Indonesia bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor di eL Hotel Royale Bandung (07/03).


Lokakarya Ekosistem Desa Digital dibuka oleh Mr. Rajendra Aryal FAO Representative/Country Director for Indonesia and Timor Leste. Adapun keynote speaker lain dalam lokakarya ini adalah Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si. Rektor IPB University, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dan Rizky Hustianari, ST.,M.T Kepala Jabar Digital Service.


Theresia menyampaikan materi berjudul “Strengthening the Role of Community Facilitators in the Digital Village Ecosystem”. Salah satu bentuk pembangunan berkelanjutan adalah dengan mendorong program desa cerdas (Smart Village), ekosistem Smart Village merupakan rangkaian sinergi alur dan tahapan dari 6 pilar dalam pembangunan Smart Village, mulai dari prakondisi, persiapan, implementasi, output, dan outcome. Enam pilar tersebut yaitu Smart Government, Smart People, Smart Economy, Smart Mobility, Smart Living, dan Smart Environment. Pengembangan 6 pilar tersebut merupakan upaya pencapaian SDG’s Nasional.