Jakarta – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menyelenggarakan Forum Sinergitas Kebijakan dan Impelementasi Pembangunan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi antara Pusat dan Daerah, acara ini mengundang 1.300 peserta dari Bappeda, Dinas PMD, Dinas Transmigrasi seluruh provinsi dan kabupaten di Indonesia dan bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (10/10).


Dalam arahannya, Menteri Desa, PDTT, Abdul Halim Iskandar, menyampaikan peran aktif dari pemerintah daerah (Pemda) baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten kota sangat diperlukan dalam percepatan pembangunan desa dan daerah tertinggal. Gus Menteri mengajak pemda untuk terus berkolaborasi dan bersinergi. Kolaborasi antara Kemendesa, PDTT dengan Pemda hingga tahun 2030 fokus untuk memenuhi sasaran SDGs Des. Kemudian dari 2031 sampai dengan tahun 2045 sinergi akan berfokus untuk menguatkan posisi desa dalam visi Indonesia Emas 2045.


Dalam acara ini juga dilakukan pemberian penghargaan Menteri Desa, PDTT kepada Kepala Dinas PMD Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Penghargaan tersebut adalah :


Penghargaan Lencana Bakti Desa :

1. Yames MK Therik (Kepala DPMD Kab. Rote Ndao)

2. Sri Nuryanti (Kepala DPMD Kab. Bantul)

3. I Made Yasa (Kepala DPMD Kab. Jembrana)

4. Sutopo Sapto Condro (Kepala BP3D Kab. Sigi)

5. Eko Margianto (Kepala DPMD Kab. Malang)

6. Jakariansyah (Kepala DPMD Kab. Kubu Raya)

7. Yalvi Endri (Kepala DPMD Kota Pariaman)


Penghargaan Lencana Abdi Desa

1. Ibrahim (Kepala Dinas Transmigrasi, Prov. Sulbar)

2. HM Senen Har (Kepala DPMD Prov. Sumsel)

3. Dicky Saromi (Kepala DPMD Prov. Jabar)

4. Sukamto (Kepala DPMD Prov. DIY)

5. Budi Sarwoto (Kepala DPMD Prov. Jatim)

6. Zaidirina (Kepala DPMD Prov. Lampung)