100%
Berita Umum
Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) II di kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Munas DPP PAPDESI dihadiri langsung oleh Menteri Desa PDT, Yandri Susanti, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Mulyadin Malik serta jajaran Eselon I di lingkungan Kementerian Desa PDT. Adapun Tema yang diusung adalah Aparatur Desa Bersatu Membangun Indonesia.
Pada kegiatan yang dilaksanakan di Operasional Room pada Senin (11/5), Menteri Desa dan PDT menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MUNAS II PAPDESI sebagai wadah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah pusat dengan aparatur desa di seluruh Indonesia.
Menteri Desa dan PDT menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadikan pembangunan desa sebagai prioritas nasional melalui implementasi visi Asta Cita. Sebagai tindak lanjut, Kementerian Desa dan PDT telah menyusun 12 Rencana Aksi Strategis yang difokuskan pada transformasi menyeluruh terhadap lebih dari 75 ribu desa di Indonesia. Program tersebut meliputi revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penguatan ketahanan pangan, energi, dan air, pengembangan desa ekspor, digitalisasi desa, penguatan desa wisata, hingga percepatan pembangunan daerah tertinggal dan desa tangguh bencana.
Menteri Desa dan PDT juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan desa yang cepat, merata, dan berkelanjutan. PAPDESI dinilai memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah yang memahami secara langsung kebutuhan serta dinamika masyarakat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Desa dan PDT mengajak seluruh aparatur desa untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pendamping desa, serta menjaga semangat persatuan demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. “Bangun Desa, Bangun Indonesia,” tegas Menteri Desa dan PDT saat menutup sambutannya.